Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Gaya Hidup
Ternyata, Konsumsi Kacang Turunkan Risiko Kanker Usus
Selasa, 19 April 2016 - 17:05:54 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Kini tampaknya Anda perlu menambahkan kacang pada menu makan sehari-hari.

Dalam sebuah penelitian di Korea Selatan, terungkap bahwa kacang-kacangan dapat menurunkan risiko terkena kanker usus.

Penelitian tersebut dilakukan oleh Aesun Shin, dari Seoul National University College of Medicine dan diumumkan pada pertemuan tahunan American Association for Cancer Research, Selasa (19/4/2016) di Ernest N Morial Convention Center New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat.

Shin menemukan bahwa mengonsumsi kacang selain bermanfaat untuk menurunkan risiko kegemukan, diabetes, dan penyakit jantung, namun ternyata juga dapat menurunkan risiko kanker usus baik pada pria maupun wanita.

Para peneliti mempelajari 923 pasien yang terdiagnosa kanker usus. Pola makan mereka lalu dibandingkan dengan 1846 orang tanpa kanker usus.

Shin dan kawan-kawan menemukan bahwa pria yang mengonsumsi kacang tiga porsi atau lebih dalam sepekan, mempunyai 69 persen risiko lebih rendah terkena kanker usus, dibandingkan yang tidak mengonsumsi kacang.

Sementara wanita yang mengonsumsi kacang tiga porsi atau lebih, punya 81 persen peluang lebih rendah terkena kanker usus, dibandingkan yang tak makan kacang.

Peneliti mengungkapkan bahwa porsi kacang yang berpengaruh dalam penelitian ini adalah 15 gram per porsi. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan standar porsi kacang di Amerika Serikat, yaitu 28 gram per porsi.

Sedangkan di Indonesia, kacang-kacangan dikonsumsi baik dalam bentuk kacang maupun olahan. Menurut data dari Kementerian Pertanian dari 2002 hingga 2012, rata-rata konsumsi kacang tanah masyarakat Indonesia adalah hanya 10,4 gram per kapita per pekan.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Teguh Jati Prasetyo dan Hardinsyah dari Institut Pertanian Bogor pada 2014 lalu menemukan bahwa baru 31 persen anak di usia dua hingga enam tahun mengonsumsi pangan yang berasal dari kacang-kacangan. Secara jumlah, konsumsi kacang oleh anak usia dua hingga enam tahun adalah 57 gram per kapita per hari.

Meski menunjukkan peluang sebagai pencegahan kanker usus, namun penelitian ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat mengonsumsi kacang dengan rendahnya risiko kanker usus.

Tapi para peneliti beranggapan, kandungan yang dimiliki oleh kacang-kacangan, seperti serat dan antioksidan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kanker.

Sumber: cnn Indonesia




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat