Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
Menuju Pilkada Kampar, Masnur Siapkan Enam Konsep Pembangunan
Kamis, 14 April 2016 - 08:04:01 WIB

PEKANBARU, Suluhriau- Perhelatan menuju Pilkada Kampar yang akan digelar pada Februari 2017, sejumlah bakal calon sudah mempersiapkan konsep kepada masyarakat sebagai pemilih, salah satunya Masnur yang mempunyai konsep enam zona pembangunan.
 
"Dengan tetap mengedepankan pola pembangunan. Saya ingin menjadikan pemerintahan yang berakhlak mulia, tanggap, teliti, cerdas dan taat hukum. Itulah misi saya maju pada Pilkada Kampar, ujar Masnur yang juga anggota DPRD Riau, Rabu (13/04/16).

Untuk mewujudkan konsep itu, enam konsep zona pembangunan sudah dipersiapkan. Di zona Pertama, ia ingin menjadikan Bangkinang sebagai simbol kota yang bernuansa islami serta berakhlak mulia.

"Tentunya pendidikan akan diprioritaskan juga, terutama sekolah pemerintah, seperti IPDN yang akan dipindahkan ke Bangkinang. Bangkinang itu dari pertumbuhan ekonominya, tidak bisa dijadikan kota perdagangan, tapi bisa ditumbuhi sebagai pusat wisata kuliner, apalagi letaknya sebagai daerah perlintasan," ungkapnya.

Zona kedua meliputi Kecamatan Tambang, Kampar Timur, Kampar, Kampar Utara dan Rumbio Jaya. Di daerah itu, ia akan menjadikan sebagai daerah penyanggah Kota Pekanbaru. Sektor pertanian akan menjadi perhatian utamanya.

Zona ketiga meliputi Kecamatan Tapung. Di sana, ia akan menjadikan daerah Tapung sebagai pusat pertanian sawit yang memberikan dampak besar terhadap Kampar. Juga, akan dijadikan sebagai kawasan industri hilir.

Zona keempat meliputi Kecamatan XIII Koto Kampar, Kecamatan Kuok dan sekitarnya. Zona ini di sebut sebagai zona wisata. Untuk itu, pengembangan obyek wisata akan menjadi perhatian utamanya. Pariwisata tanpa mengenyampingkan perkebunan masyarakat.

Zona kelima meliputi, Kecamatan Siak Hulu, Pantai Raja. Ia menyebut, zona lima sebagai zona industri. Ia akan mengembangkan industri dengan dukungan perkebunan yang dimiliki masyarakat. Industri ini juga berkaitan dengan pemukiman masyarakat.

Zona keenam ia namakan sebagai zona serantau Kampar Kiri yang meliputi Kecamatan Lipat Kain dan sekitarnya. Yang menjadi prioritas dirinya di zona ini yakni masalah perkebunan.

"Inilah konsep pembangunan yang saya tawarkan kepada masyarakat sebagai pemilih. Semoga masyarakat bisa memahami dan memberikan amanah kepada saya untuk menjalankan konsep pembangunan tadi dengan mengamanahkan saya sebagai bupati Kampar," tutupnya. (rtc)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat