Selasa, 26 Oktober 2021
Empat Pejabat Eselon III Duduki Jabatan Baru, Marzuki Sebelumnya Plt Kadis DLHK Jadi Sekretaris Bali | Viral Kuis Berhadian HUT BRI ke 210, Kacab BRI Teluk Kuantan: Itu Hoax | dr. Jimmy Kurniawan Kebali Pimpin APSAI Pekanbaru Periode 2021-2024 | KPK Sebut 86 Persen Koruptor Berpendidikan Tinggi | Kisruh KNPI, Fungsionaris Mundur dari kepengurusan Haris Pertama | Kelurahan Teluk Meranti Gelar Lomba Kebersihan dan Kreatif Lingkungan RT
 
Kesehatan
Level 2 PPKM, Kadiskes Riau: Pertahankan Level Ini dan Upayakan Jadi Level 1

Kesehatan - - Selasa, 21/09/2021 - 17:43:02 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Sejak dilaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh Indonesia mulai bulan Juli 2021 lalu, Provinsi Riau termasuk salah satu provinsi yang berhasil menerapkan pelaksanaan PPKM, mulai dari level 4, turun ke level 3, dan sekarang Riau berada di posisi level 2.

Keberhasilan Riau turun ke level 2, tidak terlepas dari pengawasan dalam menjalankan pelaksanaan PPKM, dan disiplinnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Tidak hanya itu, program percepatan vaksinasi untuk memberikan kekebalan kelompok bagi masyarakat juga berjalan dengan lancar, bahkan antusias masyarakat tinggi untuk menerima vaksin Covid-19.

“Riau sekarang sudah berada di level 2, setelah dua minggu menjalankan aturan PPKM level 3, dan turun ke level 2. Sekarang tugas kita bagaimana mempertahankan level ini, dan menurunkan ke level 1.
Bagaimana caranya tentu dengan tetap mendisiplinkan dan mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, tetap menjaga jarak dan membiasakan hidup bersih dengan selalu mencuci tangan,” ujar Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (21/9/2021).

Untuk pelaksanaan vaksin, kata Mimi, Pemprov Riau juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Forkopimda, dalam menggesa pencapaian vaksin bagi 70 persen masyarakat Riau.

“Untuk vaksinasi juga digesa dengan semakin antusiasnya masyarakat untuk divaksin. Namun, tetap ada pengawasan terhadap protokol kesehatan, walaupun sudah vaksin tetap disiplin prokes. Pemprov juga terus berusaha untuk meminta bantuan penambahan vaksin dari Pemerintah pusat melalui Kementrian Kesehatan,” pungkasj Mimi. (slt)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved