Kamis, 29 Juli 2021
Wako Firdaus Sambangi Dapur Umum Danrem 031/WB di Halaman Gedung LAMR | Eks Menteri Sosial Juliari Batubara Dituntut 11 Tahun Penjara | Rakor Satgas Covid-19-MUI & Lurah: Salat Jamaah di Mesjid Selama PPKM Level 4 Dianjurkan Ditiadakan | Wabup Sulaiman Minta Persoalan Tertunggakan Gaji Nakes Segera Dibayarkan | Ini Tampang Pembacok Ketua MUI Labura hingga Tewas-Tangan Putus | IMF Pangkas Lagi Proyeksi Ekonomi RI Jadi 3,9%, Kemenkeu Buka Suara
 
Sosial Budaya
Veteran di Riau Nilai Semangat Nyanyikan Lagu Perjuangan Memudar

Sosial Budaya - - Jumat, 10/11/2017 - 15:20:31 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Lagu perjuangan nasional Indonesia dan lagu perjuangan dinilai minim diputar diputar maupun dinyanyikan saat ini.

Atas kondisi ini, Veteran yang tinggal di Riau merasa miris, sebab lagu perjuangan hanya diperdengarkan pada hari-hari besar negara ataupun upacara.

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Pekanbaru, Agus ramadhan di sela-sela mengikuti upacara hari Pahlawan 10 November 2017, Jumat (10/11//2017) halaman kantor Walikota Pekanbaru mengatakan, lagu atau nyayian ini pamornya semakin meredup tergeser lagu-lagu populer yang ada saat ini.

Ada kecenderungan masyarakat, khusunya generasi muda saat ini mulai kehilangan memori kolektif terhadap kehidupan berbangsa, salah satunya ditandai dengan banyaknya generasi muda yang tidak hafal akan lagu-lahu perjuangan Indonesia.

Tidak hanya itu, banyak generasi muda yang merubah lirik lagu-lagu perjuangan.

Berawal dari keprihatinan tersebut, pihaknya mengingatkan pemerintah untuk membangun kembali kecintaan generasi muda terhadap lagu kebangsaan, untuk membangun kesadaran akan pentingnya nilai-nilai berbangsa dan bernegara melalui lagu-lagu perjuangan.


Sementara itu, Ketua LVRI Provinsi Riau Samsul Djafar tidak memungkiri minat remaja saat ini sangat kurang terhadap lagu-lagu perjuangan.

Generasi muda cenderung menyukai lagu-lagu yang tengah populer di dunia ketimbang menghafal dan menyanyikan lagu-lagu nasional.

Padahal lagu-lagu perjuangan mengandung hikmah, pesan dan amanat kebangsaan yang tidak bisa diwakili lagu-lagu bukan perjuangan dan nasionalisme. [slt]



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved